Kamis, 26 September 2024

GUITAR BASS AKUSTIK

 GUITAR BASS AKUSTIK



Gitar bas akustik (kadang-kadang disingkat menjadi bas akustik) adalah alat musik bas dengan tubuh kayu berongga yang mirip dengan, meskipun biasanya lebih besar dari gitar akustik senar baja. Seperti gitar bass elektrik dan kontrabas, gitar bas akustik biasanya memiliki empat senar, yang biasanya disetel E-A-D-G, satu oktaf di bawah empat senar terendah dari gitar 6 senar, yang merupakan penalaan yang sama dengan sebuah gitar bas elektrik.

Karena kadang-kadang bisa sulit untuk mendengar gitar bas akustik tanpa amplifier, bahkan dalam pengaturan dengan instrumen akustik lainnya, kebanyakan gitar bas akustik memiliki pickup, baik magnetik atau piezoelektrik atau keduanya, sehingga dapat diperkuat dengan bass amp.

Musik tradisional Meksiko memiliki beberapa jenis gitar bas akustik, seperti guitarrĂ³n, gitar bas akustik 6 senar dari Meksiko yang sangat besar, dimainkan di grup musik Mariachileon, dipetik dengan pick, dan bajo sexto, dengan enam pasang senar.

itar bass akustik pertama dikembangkan pada pertengahan 1950-an oleh Kay dari Chicago[butuh rujukan] tapi desain tidak muncul lagi di alat musik yang diproduksi hingga awal 1970-an ketika Ernie Ball dari San Luis Obispo, California, mulai memproduksi sebuah model. Tujuan Ball adalah untuk memberikan pemain bass dengan instrumen yang terdengar lebih akustik yang akan cocok dengan suara gitar akustik. Ball menyatakan bahwa "...jika ada gitar bass listrik untuk mendampingi gitar listrik maka anda harus memiliki bass akustik untuk mendampingi gitar akustik." Bola mencatat bahwa "...hal yang paling dekat untuk bass akustik adalah Meksiko montemar...di mariachi band, jadi saya membeli satu turun di Tijuana dan bermain-main dengan itu."

Bola berkolaborasi dengan George Fullerton, seorang mantan karyawan di Fender, untuk mengembangkan gitar bass akustik Earthwood, yang diperkenalkan pada tahun 1972. Produksi alat musik ini berhenti pada tahun 1974, tapi dilanjutkan beberapa tahun kemudian di bawah arahan karyawan Ernie Ball Dan Norton, sampai produksi akhirnya berakhir lagi pada tahun 1985. Gitar bass akustik Earthwood cukup besar (dan jauh) berbeda dengan kebanyakan instrumen yang diproduksi saat ini, yang memberikan volume yang lebih banyak, terutama di register rendah.. Perusahaan Ernie Ball perusahaan menggambarkan desain Ball sebagai "ide sebelum waktunya"; instrumen tersebut sedikit digunakan dalam pertunjukan musik akustik hingga akhir 1980-an, ketika bass akustik digunakan dalam pertunjukan di acara televisi MTV Unplugged. Earthwood dengan cepat digantikan oleh Washburn AB-40 yang dirancang oleh Mick Donner dan Richard Siegle. AB-40 dan AB-20 yang lebih terjangkau menjadi instrumen pilihan untuk pemain bass yang muncul pada Unplugged.

Pemain bass folk Ashley Hutchings menggunakan gitar bass akustik dengan Etchingham Steam Band pada tahun 1974 dan 1975. Pengguna gitar bass akustik pertama di musik rock adalah multi-instrumentalis dan komposer asal Inggris Mike Oldfield, yang memiliki satu yang dibuat khusus untuk dia oleh luthier Tony Zemaitis di pertengahan 1970-an. Mike menggunakan bass tersebut pada sejumlah rekaman dari saat itu dan seterusnya, salah satu contoh yang menonjol adalah album Ommadawn yang keluar pada tahun 1975. Brian Ritchie dari Violent Femmes juga merupakan pengguna awal dari gitar bass akustik.







LAGU PROFIL PELAJAR PANCASILA :








Kamis, 19 September 2024

SEJARAH DAN PENGERTIAN GITAR


GITAR 


Gitar adalah sebuah alat musik berdawai yang dimainkan dengan cara dipetik, umumnya menggunakan jari maupun plektrum. Gitar terbentuk atas sebuah bagian tubuh pokok dengan bagian leher yang padat sebagai tempat senar yang umumnya berjumlah enam didempetkan. Gitar secara tradisional dibentuk dari berbagai jenis kayu dengan senar yang terbuat dari nilon maupun baja. Beberapa gitar modern dibuat dari material polikarbonat. Secara umum, gitar terbagi atas 2 jenis: akustik dan elektrik.

Kata ‘gitar’ atau guitar dalam bahasa Inggris, pada mulanya diambil dari nama alat musik petik kuno di wilayah Persia pada kira-kira tahun 1500 SM yang dikenal sebagai citar atau sehtar. Alat musik ini kemudian berkembang menjadi berbagai macam model gitar kuno yang dikenal dengan istilah umum tanbur. Pada tahun 300 SM Tanbur Persia dikembangkan oleh bangsa Yunani dan enam abad kemudian oleh bangsa Romawi (Bellow, 1970:54-55). Pada tahun 476M alat musik ini dibawa oleh bangsa Romawi ke Spanyol dan bertransformasi menjadi: (1) guitarra Morisca yang berfungsi sebagai pembawa melodi, dan (2) Guitarra Latina untuk memainkan akor. Tiga abad kemudian bangsa Arab membawa semacam gitar gambus dengan sebutan al ud ke Spanyol (Summerfield, 1982:12). Berdasarkan konstruksi al ud Arab dan kedua model gitar dari Romawi tersebut, bangsa Spanyol kemudian membuat alat musiknya sendiri yang disebut vihuela. Sebagai hasilnya, vihuela menjadi populer di Spanyol sementara alat-alat musik pendahulunya sedikit demi sedikit ditinggalkan. Walaupun demikian al ud dibawa orang ke negara-negara Eropa Barat dan menyaingi popularitas vihuela di Spanyol. Di Eropa al ud disambut dengan baik dan berkembang menjadi berbagai model lute Eropa hingga kira-kira akhir abad ke-17. Sementara itu vihuela berkembang terus menjadi berbagai macam gitar selama berabad-abad hingga akhirnya menjadi gitar klasik yang digunakan pada saat ini.

itar yang menggunakan tala standar dapat dengan mudah untuk ditala, dengan fakta bahwa nada pada fret kelima sama dengan nada pada senar terbuka (open string) sebelumnya; sebagai contoh, nada pada fret kelima pada senar keenam memiliki nada yang sama dengan senar terbuka kelima. Pengecualian pada hal ini terjadi antara senar kedua dan ketiga, di mana nada fret keempat pada senar ketigalah yang sama dengan senar terbuka kedua.

Tata tala standar telah banyak berkembang untuk menyediakan keselarasan antara pemosisian jari yang sederhana untuk chord (akor) umum dan kemampuan untuk memainkan scale (tangga nada) umum dengan pergerakan jari seminimal mungkin. Uniknya, tala gitar memiliki pola pengulangan, di mana hal ini mempermudah dalam memainkan tangga nada umum. Terdapat pula variasi dan pengembangan terhadap tala alternatif. Tala alternatif digunakan untuk dua alasan utama: kemudahan dalam bermain dan variasi nada yang dapat dihasilkan.

Banyak gitaris yang menggunakan sebuah variasi tala yang ditemukan berabad lalu, di mana senar terrendah 'diturunkan' satu nada penuh (whole tone). Dikenal sebagai tala "Drop-D" di mana urutan titinada senar terbukanya dari rendah ke tinggi adalah DADGBe. Hal ini memungkinkan permainan bass dominan dan tonic senar terbuka dalam kunci D dan D-minor. Hal tersebut juga mempermudah dalam memainkan powerchordsEddie Van Halen sering kali menggunakan sebuah alat yang ia patenkan yang bernama "D Tuna". Alat tersebut berupa tuas kecil yang terhubung ke fine tuner senar keenam pada tremolo Floyd Rose miliknya, yang membuatnya dapat menurunkan nada senar tersebut dari E ke D dengan mudah. Pada era modern, banyak grup rock kontemporer yang melakukan perubahan tala senar dengan penurunan beberapa semi-nada, menghasilkan tala "Drop-C" atau "Drop-B" sebagai contohnya. Bagaimanapun penggunaan istilah ini kurang konsisten. Terminologi "drop-D" selain digunakan untuk menggambarkan "drop-D" yang sebenarnya (di mana senar terakhir diturunkan 1 nada), istilah tersebut terkadang juga salah digunakan untuk menggambarkan tala "Standar" berbasis D yang sebenarnya dinamakan "D-Standard" (DGCFAd').

Seperti halnya dengan instrumen berdawai lainnya, dimungkinkan menggunakan sejumlah besar scordatura pada gitar. Bentuk umum scordatura termasuk menurunkan tala senar ke-3 menjadi F untuk meniru tala standar dari lute, terutama ketika memainkan lagu-lagu opera renaissance yang sebenarnya ditulis untuk lute.

CONTOH LAGU YANG MENGGUNAKAN GITAR:


 


HARI LAHIRNYA PANCASILA

HARI LAHIRNYA PANCASILA Lahirnya Pancasila: Fondasi Negara Republik Indonesia Pancasila, sebagai dasar negara Republik Indonesia, memiliki s...